Panen Perdana CSR 2025 Batang Asai, Bukti Keberhasilan Program Cetak Sawah Rakyat
SAROLANGUN — Program Cetak Sawah Rakyat (CSR) Tahun Anggaran 2025 di Kecamatan Batang Asai, Kabupaten Sarolangun, mulai menunjukkan hasil melalui panen perdana di lahan yang telah disiapkan dan dimanfaatkan petani, Selasa (8/9). Kegiatan tersebut dihadiri Pj. Sarolangun sekaligus Direktur Wilayah Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Jambi Yunimar, S.Si., M.Si., LO Kabupaten Sarolangun Hery Nugroho, S.P., M.P., Ketua Tim Kerja Penyuluh Sarolangun Nosa Triana, S.P., Penyuluh Pendamping Ernita Sri Dewi BR Sembiring, S.P., Tim Kerja CWS, serta jajaran penyuluh Kabupaten Sarolangun. Panen menjadi penanda bahwa lahan hasil pembangunan CSR telah dapat dimanfaatkan untuk budidaya hingga menghasilkan produksi.
Berdasarkan perhitungan awal, produktivitas lahan diperkirakan mencapai 6,7 ton per hektare meskipun tanaman belum menggunakan pupuk dan obat-obatan. Yunimar mengatakan capaian tersebut menjadi bukti bahwa keberhasilan CSR tidak berhenti pada pembangunan fisik lahan, tetapi harus berlanjut pada pemanfaatan produktif oleh petani. Menurutnya, hasil panen juga menjadi bahan evaluasi untuk memastikan lahan yang telah dibangun terus memberikan manfaat dan mendukung peningkatan produksi pertanian di Kabupaten Sarolangun.
Keberhasilan panen tersebut merupakan hasil sinergi pemerintah daerah, BRMP Jambi, Tim Kerja CWS, penyuluh, dan petani dalam pendampingan serta pemanfaatan lahan. BRMP Jambi bersama Tim Kerja CWS dan jajaran penyuluh Kabupaten Sarolangun akan terus mengawal produktivitas lahan agar tetap dimanfaatkan secara berkelanjutan. Dengan demikian, CSR diharapkan tidak hanya menghasilkan lahan pertanian baru, tetapi juga memberikan manfaat ekonomi bagi petani sekaligus mendukung ketahanan dan swasembada pangan di daerah. (FAP)